Kamis, 21 Februari 2019

Maia Estianty Jadi Ibu yang Terpisah dari Anak di 'Anak Hoki'

Equityworld Futures - Bukan pertama kali Maia Estianty sesekali menjajal dunia film. Kali ini ia bermain dalam film 'Anak Hoki' yang bercerita tentang sosok Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ketika remaja.

Dalam film ini, Maia berperan sebagai seorang penyanyi yang lama terpisah dari sang anak. Menurutnya, ini bukan sesuatu yang sulit dalam memerankan karakternya tersebut.

"Nggak susah sih, karena kan saya juga pernah pisah sama anak. Jadi itu tuh karakter di film itu nggak terlalu jauh dari aku," ujar Maia saat ditemui usai menonton film 'Anak Hoki' di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019) malam.


Tak hanya itu, Maia yang memerankan karakter Amora di film, mengatakan perannya ini tak jauh berbeda dengannya di kehidupan nyata.

"Aku tuh orangnya dingin kayak gini, bukan yang romantis banget. Sama anak juga sama, kayak gitu cool. Jadi karakternya nggak terlalu gimana. Sebenarnya aku dibebaskan untuk ya aku jadi diri sendiri aja kan," tambahnya.

Film 'Anak Hoki' bercerita tentang masa kecil Ahok (Kenny Austin) yang pindah dari Belitung ke Jakarta untuk kuliah. Pindah ke Jakarta membuat Ahok menghadapi banyak hal, dari cita-cita hingga kisah persahabatannya.

Ditemani oleh Bayu (Chris Laurent), Daniel (Lolox), dan Eva (Nadine Waworuntu), ia mulai menghadapi kerasnya hidup di Jakarta, namun tetap mau menolong orang lain.

Film garapan sutradara Ginanti Rona Tembang Sari ini menggandeng Kenny Austin, Chris Laurent, NAdine Waworuntu, Lolox, Maia Estianty, Tamara Geraldine, Tina Toon, Fero Walandouw, Edric Tjandra, dan beberapa pemain lainnya. 'Anak Hoki' tayang pada 21 Februari 2019.

Equityworld Futures
Equityworld  

Rabu, 20 Februari 2019

Nissan Juke, Hidup Segan Mati Tak Mau

Equityworld Futures - Ungkapan hidup segan mati tak mau sepertinya laik disematkan pada Nissan Juke. Sudah mengaspal sejak tahun 2011, nafas Juke masih panjang di Indonesia. Nafas panjang Juke tak diiringi dengan model barunya. Juke terakhir berdandan pada tahun 2015. Setelahnya tak ada lagi ubahan pada Juke hingga saat ini.

Penjualannya pun cenderung menurun. Menurunnya penjualan Juke tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di beberapa negara. Bahkan di Amerika Juke sudah tak dijual lagi sejak tahun 2017.

SUV menengah milik Nissan tidak hanya Juke. Nissan kemudian merilis Kicks. Sayangnya Kicks tak diboyong Nissan ke Indonesia.

Membuka tahun 2019, bukan Juke baru yang diluncurkan Nissan berbarengan dengan Livina melainkan Serena. Serena dan Livina sama-sama mengisi segmen MPV. Tapi Serena berada satu tingkat di atas Livina.

Nissan sendiri mengakui kalau pihaknya kuat akan mobil-mobil SUV. Namun justru MPV yang kini menjadi fokus Nissan.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi pun memberikan jawaban mengambang saat ditanya soal SUV khususnya model baru Juke di Indonesia. Ia menyebut mobil-mobil yang dijual Nissan di Tanah Air mengikuti keinginan masyarakat setempat. Di segmen SUV, memang Nissan telah memiliki Terra yang baru saja meluncur Agustus 2018.

"Kami akan terus melihat kesempatan yang ada dan itu juga menjadi refleksi produk kami ke depannya untuk jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang kami masih harus melihat lagi 10 tahun ke depan di Indonesia misalnya selera konsumennya seperti apa masih sama atau berubah," ucap Sekiguchi dalam kesempatan wawancara khusus dengan detikOto di kawasan Djakarta Theater XXI.

Menurut Sekiguchi, karakter konsumen di masing-masing negara berbeda. Hal itu membuat produsen harus pilih-pilih mobil yang tepat bisa memenuhi permintaan masyarakatnya.

"Di Jepang MPV masih oke, tapi small MPV tidak, kami harus melihat konsumen bagaimana ke depannya," tutur Sekiguchi.

Bicara soal Juke sejak pertama kali diluncurkan hingga sekarang setiap tahun penjualannya makin merosot saja. Bahkan pada tahun 2018 hanya 146 unit Juke terjual secara wholesales. Padahal pertama kali dirilis Juke bisa terjual hingga 9.573 unit dalam kurun waktu satu tahun.
Equityworld Futures
Equityworld  

Selasa, 19 Februari 2019

Tren Pasang Veneer Abal-abal di 'Salon Gigi', Murah Tapi Mematikan

Equityworld Futures  - Tren pasang veneer nampaknya sedang menjamur di masyarakat. Dalam ilmu kedokteran, veneer adalah lapisan porselen tipis yang dibuat agar pas di permukaan gigi.

Warna veneer yang nampak seperti porselen inilah yang memikat hati para konsumen untuk memakai jasa para tukang gigi untuk memperindah gigi dan alasan estetika lainnya.

"Banyak pasien bahkan dokter gigi yang akhirnya mengeluh setelah datang ke tukang gigi," tutur drg Rifqie Al Haris, admin @korbantukanggigi, saat dihubungi detikHealth, Selasa (19/2/2019).

Dalam akun @korbantukanggigi, beberapa postingan terakhir merujuk pada tren veneer yang dilakukan pada 'salon gigi'. Banyak alasan yang mendasari, sekedar ikutan tren atau menutupi rusaknya gigi.

Sayangnya, masih banyak yang tidak memperhitungkan risiko dari pemasangan veneer 'abal-abal'. Mulai dari infeksi bakteri bahkan kanker mulut.

"Veneer adalah perawatan one way ticket. Email gigi yang terkikis tidak akan pernah kembali lagi ke kondisi awal. Kerusakannya permanen. Maka veneer adalah komitmen seumur hidup," tulisnya dalam akun tersebut.

drg Rifqie menambahkan, tren perawatan salon gigi saat ini tersebar begitu pesat. Berbanding lurus dengan efek samping juga wabah penyakit menular akibat penggunaan jarum suntik sembarangan.

Kamu pernah mengalami kejadian kurang menyenangkan nggak sehabis dari 'salon gigi'? Komen di bawah ya!
Equityworld Futures 
Equityworld 

Senin, 18 Februari 2019

Beda Tipis! Harga Nissan Livina dan Xpander

Equityworld Futures  - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) resmi meluncurkan Nissan Livina generasi terbaru. Harganya sudah diumumkan, Nissan Livina dijual mulai Rp 198 jutaan. Murah atau mahal?

Sebagai kembaran dari Mitsubishi Xpander, Nissan Livina generasi terbaru ini akan meramaikan segmen low MPV. Nissan Livina ditawarkan dalam lima varian dengan penyesuaian fitur.

Beda Tipis! Harga Nissan Livina dan XpanderFoto: Nissan




Untuk varian termurah, Nissan Livina dijual Rp 198,9 juta on the road Jakarta. Harga itu berlaku untuk Nissan Livina tipe E MT. Sementara kembarannya, Mitsubishi Xpander paling murah, yaitu tipe GLX M/T harganya sampai Rp 206,1 juta.

Sementara untuk Livina tipe EL MT dijual Rp 223 juta. Kalau dilihat secara harga, kemungkinan Livina tipe EL MT ini setara dengan Xpander Exceed MT yang harganya Rp 229,6 juta atau mungkin Xpander GLS MT yang dijual Rp 222,6 juta.



Selisih Rp 10 juta dari varian transmisi manualnya, untuk Livina EL AT harganya Rp 233 juta. Di Mitsubishi, Xpander tipe GLS AT harganya Rp 233,6 juta atau Xpander Exceed AT dijual Rp 240 juta.

Livina 2019Livina 2019 Foto: Roby Setiawan


Nissan juga menawarkan Livina dengan pilihan lebih lengkap dalam varian VE AT. Tipe itu dijual Rp 249,9 juta. Kalau di Mitsubishi, Xpander tipe Sport AT dijual Rp 252,2 juta.

Mengisi varian paling atas adalah Nissan Livina VL AT. Tipe itu dibanderol Rp 261,9 juta. Sedangkan Mitsubishi Xpander tipe tertinggi, yaitu Xpander Ultimate AT harganya Rp 260,9 juta.

Harga-harga tersebut berlaku on the road Jakarta. Untuk wilayah lain kemungkinan ada penyesuaian harga lagi.

Equityworld Futures 
Equityworld 

Minggu, 17 Februari 2019

Tampil di Debat Capres, Armand Maulana: Momen Nyanyi Paling Tegang!

Equityworld Futures  - Armand Maulana menjadi salah satu penampil di debat Capres 2019 yang berlangsung, Minggu (18/9) malam. Usai tugasnya selesai, Armand pun menyampaikan perasaannya. Hal tersebut diungkapkan dalam akun Instagram miliknya.

"Alhamdulillah Ya Allah Ya Rabb..selesai jg nyanyi di Debat Capres Kedua..ini adalah momen nyanyi di stage terTEGANG yg pernah saya alami hehehe mau nyanyi lagu apapun lah Insya Allah sy tegang kecil...tp kalo disuruh nyanyiin lagu sakral INDONESIA RAYA dannn ditonton ama berjuta juta penduduk Indonesia sih hmmmm rasa nya gimanaaaa gituuuu...tp Alhamdulillah lancar..the best moment di awal thn 2019 #armandmaulana #aranaproject : @akbarnurseptian," tulisnya dilihat detikHOT, Senin (18/2/2019).

Postingan pentolan grup band GIGI itu langsung dibanjiri oleh komentar dari netizen.

"Mantappp kang @armandmaulana04 , ikutan tegang sumpeh, takut salah lirik , but finally ... YES," terang netizen.

"Takut salah lirik ya kang? Keliaatn muka nyaa asli, salaah lirik kelaaar netizen indo mah maha benar kang," papar warganet.

"Lebih deg2an tunggu kang @armandmaulana04 nyanyi indonesia raya daripada nunggu sesi debat," urai netter.

Equityworld Futures 
Equityworld 

Jumat, 15 Februari 2019

Kritik Prabowo ke Jokowi Soal Cadangan BBM RI Cuma 20 Hari

Equityworld Futures - Sektor energi akan menjadi tema debat calon presiden pada Minggu, 17 Februari mendatang.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto akan membicarakan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Awal tahun ini, Prabowo sempat mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia menyebut jika cadangan BBM di Indonesia hanya cukup untuk 20 hari.

Menurut dia jika cadangan energi sebesar itu maka ketahanan Indonesia sangat diragukan.

"Saudara-saudara, apakah ini negara yang kuat? Apa negara ini bisa langgeng?," kata Prabowo.

Prabowo juga berbicara tentang tanggapan atas pidato-pidatonya selama ini, yang menyatakan harus optimistis, jangan pesimistis. Tapi, menurutnya, Indonesia akan sulit untuk bisa bertahan lama.

"Saudara-saudara, saya bertanya, apakah negara yang tak mampu membayar rumah sakit, tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, tidak menjamin nelayan petaninya, yang tentaranya tidak kuat, bisa bertahan 100 tahun?" tanya Prabowo.

"Jangan-jangan 10 tahun saja sudah setengah mati kita," tuturnya.

Karena itu Prabowo memiliki strategi khusus untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) yaitu dengan membangun kilang minyak dan akan mendorong konversi penggunaan BBM ke gas dan energi terbarukan, khususnya biodiesel, akan diperluas. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut banyak hal yang harus dilakukan.

Equityworld Futures
Equityworld