Rabu, 11 September 2019

6 Kandidat Calon Menko Perekonomian, Siapa Paling Kuat?

Equityworld Futures -
Program 'Bantu Jokowi Cari Menteri' berlanjut ke tahap polling. Detikers bisa ikut bantu mengerucutkan usulan menteri untuk Jokowi dengan cara memilih sosok yang tepat per kementerian, salah satunya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Ada enam kandidat kuat Menko Perekonomian yang berasal dari ratusan nama usulan Detikers lewat survei 'Bantu Jokowi Cari Menteri'. Nama-nama itu kemudian ditelaah tim pakar dalam focus group discussion (FGD) dan redaksi detikcom kemudian memfinalisasi enam nama calon menteri di setiap kementerian.

Detikers bisa langsung memilih tokoh yang dinilai tepat untuk mengisi setiap posisi menteri dengan mengakses polling yang berlangsung pada 10-30 September 2019.

Polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri' menampilkan 6 nama tokoh di setiap kementerian. Enam nama itu nantinya akan dikerucutkan menjadi 3 nama teratas pilihan Detikers. Nama menteri yang menjabat saat ini (inkumben) tidak ditampilkan dalam polling karena sudah pasti akan diserahkan kepada Jokowi bersama 3 nama dari polling.

Polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri' dapat diakses di https://www.detik.com/jokowi-cari-menteri. Detikers cukup memilih kementerian, lalu pilih tokoh yang dinilai tepat untuk mengisi posisi menteri tersebut.
Equityworld Futures
Equityworld Futures

Minggu, 08 September 2019

Berkenalan dengan Komunitas Lari '361 Runners'

Equityworld Futures  - Berlari bisa jadi salah satu jenis olahraga termurah dan mudah dilakukan. Olahraga ini juga dapat dikerjakan oleh mereka yang bekerja.

Banyak orang memilih untuk berlari sendirian di lapangan atau trek lari. Namun, mengikuti komunitas lari dapat mendongkrak semangat, lho.

Salah satu dari sekian banyak komunitas lari di Jakarta adalah 361 Runners Community. Komunitas ini menjadi wadah bagi mereka yang senang berlari, baik yang baru memulai atau yang menjadikan lari sebagai aktivitas rutin.
"Mereka akan dapat free refreshment, mereka akan dapat pelatihan, jadi akan ada materi yang disiapkan oleh tim pelatih khusus untuk meng-improve kemampuan berlarinya mereka. Yang mungkin hanya santai, tapi punya goal yang bagus, di sini ada tim pelatih yang akan meng-guide mereka," jelas pengurus komunitas 361 Runners, Anang pada Jumat (6/9/2019).



Berbeda dari komunitas lainnya, 361 Runners Community mempunyai coach profesional yang memberikan materi spesifik.

"Jadi termonitor, kemampuan mereka oleh pelatihnya," imbuh Anang.

Komunitas ini rutin menyelenggarakan latihan setiap hari Jumat malam dari pukul 19.00 - 21.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno zona 5. Anggota 361 Runners saat ini sudah mencapai 300 orang dengan 100 orang yang aktif latihan.
Equityworld Futures
Equityworld Futures

Kamis, 05 September 2019

Blak-blakan Shamsi Ali: Jihad Terbesar Muslim di AS

Imam Besar Masjid New York Shamsi Ali menceritakan, di Amerika Serikat ada seorang Rabi (pendeta Yahudi) yang awalnya sangat membenci Islam. Namun enam bulan kemudian, dia justru meminta bertemu dengan Shamsi Ali.
Shamsi juga menceritakan bagaimana umat muslim di AS menanggapi kebijakan Donald Trump. Selengkapnya saksikan Blak blakan Imam Shamsi Ali: Jihad Terbesar Muslim di Amerika Serikat hanya di detikcom.

Rabu, 04 September 2019

Malaysia Dikagetkan dengan Invasi Babi Hutan dari Indonesia

Equityworld Futures - Otoritas Melaka di Malaysia tengah menghadapi persoalan lintas perbatasan terbaru dengan Indonesia selain persoalan imigran ilegal. Beberapa waktu terakhir, ada invasi babi hutan via perairan perbatasan Malaysia dan Indonesia.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (5/9/2019), Ketua Komisi Pertanian, Berbasis Agro, Pembangunan Kewirausahaan dan Koperasi Melaka, Norhizam Hassan Baktee, menyebut babi hutan merupakan perenang yang handal.

Namun otoritas Melaka tidak pernah membayangkan jika babi hutan bisa berenang menyeberangi Selat Melaka, tepatnya dari wilayah Sumatra ke wilayah mereka, demi mencari habitat baru.

"Invasi melalui lautan dari babi hutan ini membuat kita putus asa karena populasi binatang itu semakin meningkat di Melaka," sebut Norhizam dalam pernyataannya.


"Pulau Besar yang mistis di sini telah menyaksikan kerusakan meluas dari 'migrasi' belasan ekor babi hutan, termasuk anak babi," imbuhnya.

Lebih lanjut disebutkan Norhizam bahwa para nelayan lokal melaporkan penampakan moncong babi di tengah kegelapan di sepanjang garis pantai Melaka, hampir setiap malam. "Sekarang Melaka dihuni oleh babi hutan dari Indonesia," tegasnya.
Equityworld Futures
Equityworld Futures

Selasa, 27 Agustus 2019

Equityworld Futures Pusat - Dolar AS turun pada hari Kamis sebelum pulih setelah data menunjukkan penurunan di sektor manufaktur dan jasa karena bisnis tetap waspada tentang kesehatan ekonomi AS.

Equityworld Futures Pusat - Dolar AS turun pada hari Kamis sebelum pulih setelah data menunjukkan penurunan di sektor manufaktur dan jasa karena bisnis tetap waspada tentang kesehatan ekonomi AS.

Tapi inversi lain dalam kurva imbal hasil Treasury 10-tahun-ke-2 pagi ini menekan greenback dan menenggelamkan reli awal dalam ekuitas.

PMI manufaktur IHS untuk Agustus datang di 49,9 versus perkiraan 50,5, sedangkan PMI jasa untuk Agustus berada di 50,9 dibandingkan dengan harapan 52,8.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,02 menjadi 98,28 pada pukul 10:48 ET (14:48 GMT) setelah mencapai titik terendah sebelumnya di 97,993.

baca
Equityworld Futures Pusat : Dollar Masih Stabil Di Tengah Harapan Dari Fed

Pedagang juga fokus pada komentar dari anggota Federal Reserve pada pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyo. Risalah pertemuan dari pertemuan Fed Juli menunjukkan FOMC melihat pemotongan kuartal poin lebih sebagai rekalibrasi kebijakan daripada awal pemotongan stabil, tetapi pemotongan lain dalam pertemuan September masih diperkirakan oleh pasar.

news edited by Equityworld Futures Pusat

Senin, 17 Juni 2019

Bertameng Undang-undang, MK Jawab Kritik Pendeknya Masa Sidang

Equityworld Futures - Waketum Gerindra Fadli Zon mempersoalkan jadwal sidang gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sangat padat. MK mengingatkan, soal jadwal persidangan sengketa Pilpres sudah diatur dalam undang-undang.

"Saya melihat memang jadwal sidang-sidang MK ini sangat ketat, sangat padat. dan sebenarnya secara logika sebenernya waktunya sangat pendek ya, terlalu pendek. Bahkan untuk mengurai sebuah persoalan yang dalam, persoalan nasional," kata Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Fadli mengatakan semestinya MK memberi waktu lebih banyak sehingga pihaknya bisa mengurai persoalan dan mencari kebenaran dengan lebih mendalam.

"Seharusnya memang waktu yang diberikan itu lebih panjang lagi, untuk semua pihak gitu ya sehingga bisa mengeksplorasi, karena kita mencari kebenaran dan mencari keadilan di sini. Jadi kebenaran dan keadilan yang final, menurut hukum yang ada di negara kita gitu loh terkait dengan pilpres maupun pileg," tutur Wakil Ketua DPR itu.

Kendati demikian, Fadli tetap optimistis Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memenangi gugatan Pilpres 2019. Dia meyakini hakim akan mempertimbangkan semua bukti dan saksi yang dihadirkan tim hukum pasangan nomor urut 02 tersebut.




"Saya yakin masih ada kebenaran dan keadilan di negara kita ini," ujar Fadli.

Aturan soal perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Presiden dan Wapres diatur dalam UU Pemilu No 7 Tahun 2017 Pasal 475 ayat 3. Dalam aturan itu disebutkan bahwa MK diberi waktu 14 hari untuk menuntaskan perkara PHPU. Bunyinya adalah: Mahkamah Konstitusi memutus perselisihan yang timbul akibat keberatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) paling lama 14 (empat belas) hari sejak diterimanya permohonan keberatan oleh Mahkamah Konstitusi.

Sidang gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi dimulai pada Jumat (14/6) lalu. Putusan bakal dibacakan maksimal pada 28 Juni 2019.


Bertameng Undang-undang, MK Jawab Kritik Pendeknya Masa SidangFoto: Fadli Zon. (Samsdhuha Wildansyah/detikcom).


Menjawab kritik Fadli, MK kembali mengingatkan pihaknya bekerja sesuai aturan yang berlaku. Soal durasi masa persidangan, itu sudah ditetapkan oleh UU dan MK hanya menjalani UU yang dibentuk oleh DPR bersama pemerintah.

"Penentuan limitasi waktu penanganan sengketa hasil Pilpres itu sudah diatur jelas dalam UU, yang dibuat oleh Pembentuk UU, bukan oleh MK sendiri. MK tinggal laksanakan," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono, di gedung MK, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/6).

Fajar menegaskan, MK sama sekali tidak mengatur jadwal sengketa Pilpres. MK hanya menjalankan aturan berlaku yang sudah ditetapkan yaitu 14 hari.

"Sebagai pendapat ya monggo-monggo saja. Dalam hal ini, MK menjalankan aturan (UU) in casu UU MK dan UU Pemilu yang mengatur limitasi waktu 14 hari kerja dalam menyelesaikan perselisihan hasil pilpres," sebutnya.
Equityworld Futures 
Equityworld