Equityworld Futures - Kenapa upacara Hari Lahir Pancasila tidak
digelar di Istana Kepresidenan, tapi di Gedung Pancasila? Inilah gedung
dimana Pancasila pertama kali diperkenalkan.
Gedung Pancasila di
Jl Pejambon No 6, kini adalah bagian dari kantor Kementerian Luar
Negeri. Tiap hari warga Jakarta yang ada urusan di sekitar Lapangan
Banteng-Gambir melewati gedung ini.
Namun 72 tahun lalu, ini
adalah gedung Volksraad yang diganti nama oleh Jepang menjadi gedung
Chuo Sangi In. Di sinilah BPUPKI alias Dokuritsu Junbi Cosakai
mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Dihimpun detikTravel dari
berbagai sumber, Kamis (1/6/2017) Gedung Pancasila diperkirakan dibangun
pada tahun 1830. Kemudian diresmikan dengan nama Gedung Volksraad pada
tahun 1918 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, JP Van Limburg Stirum
pada masanya.
Gedung Pancasila memiliki nuansa neo klasik karya
arsitek J Tromp, didominasi oleh warna putih serta dengan tiang-tiang
penyangga yang kokoh di bagian depan. Lampu-lampu gantung dan jendela
besar juga mengelilingi sekitar gedung bersejarah ini.
Ruangan
intinya berbentuk semacam aula dimana dulu sidang BPUPKI digelar. Ada
perdebatan panjang soal dasar negara. Sampai pada akhirnya Soekarno
berpidato pada tanggal 1 Juni 1945 tentang ide Pancasila yang menggugah
hati para tokoh nasional.
Gedung ini adalah saksi bisu ketika
Pancasila diterima secara aklamasi sebagai dasar negara Indonesia.
Sampai sekarang, gedung ini masih menjadi saksi penting
peristiwa-peristiwa diplomatik Indonesia karena Menlu sering mengadakan
pertemuan dengan perwakilan negara asing di sini.
Tulisan Gedung
Pancasila menghias bagian depan gedung ini. Di dalamnya berkibar bendera
Indonesia dan negara sahabat, serta sejumlah lukisan pahlawan. Gedung
Pancasila tidak terbuka untuk umum, tapi traveler bisa mengaguminya saat
lewat di Jl Pejambon.
Selamat Hari Lahir Pancasila, traveler! Tetap jaga Indonesia yang bersatu tanpa mengenal perbedaan dari segala sisi.
Equityworld Futures
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar